Sang Pejuang
rela mengorbankan segalanya
untukku
Pernah ada sebuah rasa
Antara aku dan Pejuang itu
Rasa yang selalu menggetarkan
kalbu
Rasa yang selalu
menggelorakan jiwa
Rasa cinta antara aku dan
Pejuang
Saat bunga-bunga cinta sedang
mekar
tiada yang saling
mengungkapkan
tiada yang saling menyatakan
Ya ! Inilah cinta bisu
antara aku dan Pejuang
Cinta bisu itu
kini berubah menjadi kenangan
menusuk hati
tiada yang bisa membuka pintu
hati Sang Pejuang
sekalipun itu aku
Hatimu sungguh sekeras karang
abadi, Pejuang !
Dan ingin aku katakan padamu
Kau tak akan pernah menyerah
!
Sekalipun rintangan menghalau
di depan sana
Hatimu sungguh lihai dan
tangguh
untuk menaklukan seseorang
menjadi cinta, belahan jiwamu
wahai Pejuang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar