Detik-detik berlalu
Membiaskan udara
Menghentikan darahku
Entah mengapa kumasih memikirkan mu
Kenangan kocak yang tak mungkin kulupakan
Maaf,
Maaf aku terlalu mencintaimu
Aku merasa kau gantung
Mati tersedak
Mulutku mengeluarkan riak
Bulan hanya tersenyum
Melihat diriku sekarat
Ya, karena cintaku padamu
Semesta tak menginginkan mu kembali pada pelukan ku
Sakit rasaku
Entah aku bertahan
Menjalani kesakitan ini
Biru tubuhku
Memar karena cintamu
Dulu waktu itu
"Cinta kamu"
Itu yang selalu kau katakan padaku
Entah, kau tiba-tiba mengkhianati kata-katamu itu
Maukah kau kembali?
Tentu,
Tentu jawabanmu tidak padaku
Kau sudah mendapatkan yang baru?
Perempuan itu
Aku selalu ada
Bila kau membutuhkan ku
P.S. I LOVE YOU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar